Viral Pengantin Wanita di (NTB) Ditinggal Kabur Mempelai Pria Saat Akad Nikah

Diposting pada

Terimakasih kalain telah mengunjungi situs kami TanjungLegend.com. Nah di informasi kali ini kita akan membahas tentang mengenai pembahasaan seorang Pengentin Wanita di tinggal Mempelai Lelakinya.

Viral di media sosial pengantin wanita yang berdiri tanpa pengantin pria di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kondisi itu terjadi karena pengantin pria kabur saat hari akad nikah.

Pengantin perempuan yang mengenakan baju pengantin warna kuning itu tidak didampingi oleh pengantin laki-laki.

Baca Juga-Spesifikasi Toyota Chr Harga Terbaru 2022

Dalam video viral, tampak seorang pengantin wanita melangsungkan resepsi pernikahan tanpa dihadiri oleh pengantin pria. Sejak awal prosesinya, momen pernikahan itu berlangsung dengan isak tangis.

Lokasi viral pengantin wanita tanpa pengantin pria itu berada di Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, pada Senin (7/2). Pengantin wanita Wanda Wulandari turut buka suara terkait peristiwa viral yang ia alami.

“Alasannya dia tidak mau nikah meriah, nggak perlu undangan. Dianya mau nikah sederhana nggak perlu orang banyak tahu,” kata pengantin wanita, Wanda saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (8/2/2022).

Pengantin wanita yang menangis karena di tinggal kabur sama mempelai pria nya.

Wanda selaku pengantin wanita merupakan anak yatim piatu yang memiliki lima orang saudara kandung. Sementara pengantin pria yang tidak hadir tersebut adalah Muhammad Riski Dalaga yang merupakan warga Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.

Baca Juga-Waspada!!! Jangan Makan Ini Sebelum Minum Kopi

Diketahui pengantin pria kabur ke Kota Mataram karena menolak untuk melangsungkan resepsi pernikahan. Keduanya juga sebelumnya menjalani hubungan pacaran bertahun-tahun.

Menurut Wanda, pacarnya itu enggan menikah secara meriah karena masih ingin mengejar mimpi menjadi tentara. Namun permintaan itu tak disetujui keluarga karena Wanda sendiri tengah dalam kondisi hamil.

“Karena dia mau ikut seleksi tentara dan nggak mau gembor-gemborin, dia mau nikah siri tapi keluarga saya tidak setuju karena saya sudah berbadan dua,” tuturnya.

Baca Juga-Bocah Asal Maroco Rayan Terjebak Sumur 32 Meter

Lebih jauh Wanda Wulandari menceritakan, sebelum acara resepsi, pacarnya itu pernah meminta agar pernikahan mereka ditunda hingga bulan 4. Lagi-lagi permintaan itu ditolak oleh keluarga Wanda Wulandari.

“Dia sempat ngomong dan meminta saya untuk menunda dulu pernikahan dan akan dilakukan pada bulan 4 mendatang tapi keluarga saya tidak mau dan tidak setuju. Karena sudah ada yang jadi. Coba saya tidak hamil bisa saya tunggu meskipun bertahun-tahun,” cetusnya.

Atas kejadian itu, pihak keluarga Wanda Wulandari sempat melakukan aksi blokir jalan dan telah melaporkan secara resmi calon suaminya ke pihak Kepolisian Resor Dompu.

“Kemarin sudah laporkan ke Polsek dan sekarang sudah ke Polres laporannya,” ujarnya.

Wanda Wulandari mengaku kejadian ini telah diserahkan sepenuhnya kepada keluarga. Dia juga meminta calon suaminya itu bertanggung jawab atas kejadian yang dialaminya ini.

1. Terjadi pada Senin, 7 Februari 2022 di Dompu, Nusa Tenggara Barat

Dikutip dari TribunLombok, peristiwa pengantin wanita ditinggal kabur pengantin pria itu terjadi pada Senin (7/2/2022).

Lokasi pernikahan yang batal terlaksana itu berada di Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB.

2. Keluarga pengantin wanita blokir jalan

Lantaran kecewa dengan tindakan pengantin pria yang kabur dan tidak hadir saat pernikahan, keluarga pengantin wanita melakukan pemblokiran jalan.

“Aksi pemblokiran jalan tersebut dilakukan oleh warga keluarahan Monta Baru, Kecamatan Woja dikarenakan adanya salah seorang perempuan warga lingkungan 5, Kelurahan Montabaru yang akan menikah (akad) dengan laki-laki Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu.”

“Akan tetapi, pengantin pria tidak melangsungkan pernikahan sehingga timbul reaksi keluarga dari perempuan melakukan aksi pemblokiran jalan,” kata Kapolsek Woja melalui Kasi Humas Ipda Akhmad Marzuki.

Baca Juga-Viral Wisatawan Yang Terpapar COVID-19 Jalan Jalan

Lantaran ada pemblokiran jalan, polisi pun turun tangan melakukan negosiasi.

Akhirnya pemblokiran itu hanya berlangsung satu jam.

“Blokade jalan tidak sampai satu jam,” kata Kapolsek.

3.Polisi upayakan mediasi

Atas persoalan ini, polisi sudah melakukan upaya mediasi, yakni dengan bersama-sama mendatangi rumah keluarga mempelai pria.

Tetapi, upaya ini tidak berhasil karena mempelai pria dan kedua orang tuanya sudah berada di luar kota.

“Kita sudah sarankan, apabila mempelai pria tidak kembali dalam kurung waktu 7 hari silakan dilaporkan ke polisi,” kata Kapolsek.

4.Keluarga mempelai wanita berencana lapor polisi

Masih mengutip TribunSumsel, dengan tidak hadirnya pihak mempelai pria, Kapolsek Woja menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pihak keluarga mempelai wanita perihal akan menunda acara pernikahan atau mau menempuh jalur hukum.

Pihak keluarga mempelai wanita sepakat akan menempuh jalur hukum dan akan melaporkan persoalan itu ke Polres Dompu.

5.Penyebab pengantin pria kabur belum diketahui

Hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab mengapa mempelai pria kabur di hari pernikahannya. Kapolsek Woja, Ipda Zainal Arifin mengaku belum tahu pasti motif dari kaburnya pengantin pria berinsial MRD.

Pihaknya juga belum sempat tanya soal itu kepada pengantin wanita. “Saya belum temui pengantin wanitanya. Yang jelas dia tahu apa dasar masalah hingga calon suaminya kabur,” pungkas Zainal, dikutip dari TribunLombok.

Akhirkata

Semoga informasi yang Mr.Tanjung bisa bermanfaat dan bisa menambahkan pengetahuan kalian terhadap updatan viral saat ini.

Ngomongin updatan. Buat kalian yang belum mengikuti Mr.Tanjung alangkah baik nya kalian ikuti dulu agar kalian bisa mendapatkan notifikasi updatan informasi lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *