Berita Dan Informasi Mudik Terkini & Terbaru Hari Ini

Diposting pada

Tanjunglegend.comBerita Dan Informasi Mudik Terkini & Terbaru Hari Ini. Setelah beberapa tahun kebelakang ada hambatan di larang mudik, kini di tahun 2022. Masyarakat di perbolehkan mudik dengan mengikuti peraturan pemerintah yang berlaku.

Pemerintah telah menetapkan hari libur lebaran 2022. Pemerintah juga telah resmi membolehkan masyarakat untuk mudik lebaran 2022, dengan persyaratan yang sudah di atur.

Para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi di imbau untuk tetap waspada ketika berkendara dengan jarak perjalanan yang cukup jauh untuk bertemu sanak saudara di rumah atau di kampung.

Menurut AVP of Marketing & Growth Qoala, Delta Andreansyah mengungkapkan bahwa mengemudi saat lebaran atau pada saat mudik jelas akan berbeda dengan mengemudi pada hari-hari biasa.

Terdapat beberapa hal yang perlu di perhatikan, saat melakukan perjalanan mudik. Mulai dari kondisi jalan, keselamatan berkendara, rute perjalanan, hingga persiapan khusus yang harus di akukan. Tentunya berbeda-beda,” ungkap Delta Andreansyah dalam keterangan resminya di kutip dari Antara.

syarat mudik lebaran 2022 terbaru wajib pcr?

Sebelum memulai perjalanan, pastikan untuk mencari tahu dan memilih rute yang tepat untuk ditempuh. Dengan menentukan rute perjalanan, kita bisa berkendara dengan baik tanpa harus membuang waktu tersesat di jalan.

Selain itu, dalam memilih rute kita juga perlu memahami kondisi jalan dan area rawan macet ataupun kecelakaan agar sampai sesuai perkiraan dan tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Direktur Operasi Jasa Marga Tollroad Operator, Yoga Trianggoro sebelumnya menginformasikan ada beberapa contoh titik kemacetan yang dapat di waspadai saat mudik lebaran tahun ini seperti KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah ke Purbaleunyi.

Selain itu, Gerbang Tol Cikampek Utama di Tol Japek. Gerbang Tol Kalikangkung di Tol Semarang-Solo hingga Gerbang Tol Banyumanik di Tol Semarang-Solo.

Jaga kondisi fisik

Mengemudi adalah tugas penting yang membutuhkan tingkat fokus dan kesadaran yang tinggi. Namun, tanpa makanan dan air selama berjam-jam saat berpuasa, tubuh kita mudah lelah dan sulit untuk tetap fokus.

Usahakan untuk istirahat yang cukup dan menjalankan sahur sebelum perjalanan, guna memaksimalkan kondisi fisik terjaga dengan baik.

Baca Juga: Polwan Cantik Selingkuh di Hotel Berujung Pemecatan

Marcel Kurniawan, Training & Development Manager dari Real Driving Centre (RDC) mengatakan ada baiknya jika Anda beristirahat tiap dua jam sekali di rest area karena normalnya kemampuan berkonsentrasi akan berkurang ketika berkendara lebih dari dua jam.

Lakukan peregangan dan menghirup udara segar dari luar atau jika perlu istirahat selama 15 menit untuk mengistirahatkan mata dan tubuh,” kata Marcel.

Siapkan kendaraan untuk perjalanan jauh

Periksa kondisi mobil secara keseluruhan dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Lakukan servis mobil dan segera ganti suku cadang mobil yang sudah tidak berfungsi maksimal.

Beberapa komponen penting yang harus di periksa adalah kondisi baterai, radiator, kondisi rem, penggantian oli, indikasi kebocoran, kondisi ban dan komponen lain yang membantu mencegah mesin dari overheating. Selain itu, di lengkapi keamanan kendaraan dengan memiliki perlindungan asuransi kendaraan.

Saat ini pemerintahmemang telah memperbolehkan masyarakat untuk melakukan mudik saat Laebaran 2022. Namun demikian Satgas Covid-19 kembali mengeluarkan aturan baru Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN), termasuk untuk mudik Lebaran 2022.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Addendum Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 16/2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Covid-19.

Adapun dalam Addendum SE ini terdapat tambahan ketentuan persyaratan perjalanan khusus bagi pelaku perjalanan dalam negeri dengan usia 6- 17 tahun yang telah menerima vaksin dosis kedua.

mudik bareng pemko medan

Bagi anak di bawah usia 18 tahun yang akan ikut mudik cukup menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 dosis kedua.

Sehingga dengan kata lain, mereka tidak perlu melalukan tes Covid-19, baik PCR atau antigen sebelum melakukan perjalanan mudik.

Aturan baru ini berlaku bagi semua moda transportasi baik udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api.

Sementara itu, SE tersebut berlaku efektif sejak tanggal 19 April 2022 sampai dengan waktu yang di tentukan.

Aturan lengkap terbaru mudik Lebaran 2022

Pertama, PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

Baca Juga: Berita dan Informasi Pesawat Jatuh Terkini Dan Terbaru

Kedua, PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya di ambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

Ketiga, PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya di ambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

Keempat, PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid. Yang menyebabkan pelaku perjalanan, tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR. Yang sampelnya di ambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

PPDN juga wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumahsakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Kelima, PPDN dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

syarat mudik lebaran 2022 terbaru wajib pcr

Pemudik wajib melakukan perjalanan, dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19. Serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Keenam, PPDN dengan usia 6-17 tahun dan telah menerima vaksin dosis kedua di kecualikan terhadap kewajiban menunjukkan hasil negatif rapid test antigen, namun wajib melampirkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua.

Baca Juga: Berita Terkini Viral Ade Armando Babak Belur Usai Demo

Kemenkes angkat bicara terkait permintaan stok vaksin yang meningkat di berbagai wilayah menjelang momen mudik lebaran 2022.

Seiring dengan adanya aturan vaksin booster sebagai syarat untuk mudik lebaran, permintaan vaksin booster pun semakin meningkat di berbagai wilayah.

Namun, masyarakat tak perlu khawatir akan kehabisan stok vaksin booster. Pasalnya, pihak Kementrian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan jika pihaknya akan memastikan ketersediaan stok vaksin bisa mencukupi untuk keperluan mudik lebaran.

Juru bicara Kemenkes, Nadia Tarmizi mengatakan jika pihaknya akan langsung mendistribusikan jika stok di daerah mulai menipis.

mudik bareng pemko medan go id

Yang ingin kami pastikan bahwa dari Kementrian Kesehatan satu kita memastikan ketersediaan vaksin. Jadi kalupun ada daerah yang mungkin sudah mulai menipis, tapi kami yakinkan bahawa kami akan segera me-refill (isi ulang) dan mendistribusikan,” ujar Nadia sebagaiamana dilansir dari Antara, Jumat, 8 April 2022.

Selain memastikan stok vaksin cukup, Nadia juga menyarankan agar pemudik melakukan vaksin jauh-jauh hari sebelum melakukan perjalanan. Hal itu bertujuan agar pemudik tak merasakan KIPI dari vaksin ketika berada di perjalanan mudik.

Jangan sampai di tengah jalan merasakan efek samping seperti demam, mual, ya kan enggak enak banget, padahal kita mau enjoy (menikmati) kalau mudik berkumpul dengan keluarga,” ujar Nadia.

Sementara itu, Nadia juga menuturkan jika vaksin ini tak sekadar menjadi syarat mudik tapi juga membantu melindungi sanak kerabat yang memiliki penyakit bawaan.

Dan kalau kita kumpul pasti ada orang tua kan, pasti ada orang yang punya darah tinggi, ada orang punya sakit jantung, ada orang punya sakit ginjal. Nah ini yang harus kita lindungi karena kita kumpul sama-sama,” ujar Nadia.

Meski sudah melakukan vaksinasi booster, Nadia menghimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. Yang seharusnya untuk melindungi tubuh dari penularan virus.

Hal itu tidak melindungi 100 persen dari penularan virus, sehingga tetap harus memakai masker dengan benar,” tutup Nadia. Terlepas dari saran Nadia, dalam aturan yang ada para pemudik memang di haruskan sudah melakukan vaksin booster sebelum melakukan mudik lebaran 2022.

Jika sudah vaksin booster, pemudik tak perlu lagi melakukan tes apapun. Tapi, jika belum sempat melakukan vaksin booster namun sudah menerima vaksin dosis kedua, pemudik tetap bisa mudik dengan menyertakan hasil tes negatif Covid-19 selama 1×24 jam melalui tes antigen.

Akhir Kata

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan mengenai, Berita Dan Informasi Mudik Terkini & Terbaru Hari Ini. Untuk informasi lebih lengkapnya bisa kunjungi situs resmi kami di www.tanjunglegend.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *