Upacara Adat & Hari Nelayan Palabuhan Ratu 2022

Diposting pada

Tanjunglegend.comUpacara Adat & Hari Nelayan Palabuhan Ratu 2022. Pada hari Sabtu 21 mei 2022, akan di selenggarakanya upacara adat di kawasan tempat pelelangan ikan (TPI). Pantai Palabuhan Ratu, Kec.Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Upacara adat tersebut akan di mulai pukul 06.00 WIB S/D Selesai, bagi kalian yang ingin menyaksikan acara tersebut harus dari pagi stand bye di lokasi. Agar tidak tertinggal susunan acaranya.

Setelah dua tahun libur, perayaan hari nelayan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi akan kembali berlangsung. Puncak acaranya akan di adakan pada Sabtu, 21 Mei 2022 dengan gaya yang berbeda dari helaran yang sama pada tahun-tahun sebelum pandemi covid-19.

Tahun ini, upacara adat yang menjadi puncak perayaan akan sepenuhnya berlangsung di dalam kawasan dermaga Palabuhanratu Sukabumi. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana karnaval budaya, berlangsung di jalan raya dari Pendopo Palabuhanratu ke Dermaga.

“Tahun ini karnaval atau pawai budayanya hanya berlangsung di dalam kawasan dermaga. Pawai budaya start dari dermaga 1 ke dermaga 2 Palabuhanratu,” ungkap Silvana Yunita, Putri Nelayan Palabuhanratu tahun 2020 kepada salah satu awak media ternama di jawa barat, melalui pesan singkat, Jumat 20 Mei 2022.

Hari Nelayan Nasional

Memperingati Hari Nelayan Nasional Di Indonesia adalah salah satu bentuk apresiasi terhadap jasa para nelayan. Yang rela berselimut angin, menembus hujan badai dalam upaya pemenuhan kebutuhan protein dan gizi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Tak jarang Nelayan singgah dan menginap di pulau-pulau terluar saat berlayar mencari ikan. Hal itu berfungsi juga sebagai penjaga garis pantai terluar Indonesia, serta pemberi informasi terhadap kegiatan illegal fishing di perairan Indonesia.

Nelayan juga berperan sebagai penyedia protein hewani dari sumber ikan, sebagai perekat hubungan antar daerah, dan sebagai penghasil devisa negara dari sektor perikanan dan kelautan.

Baca Juga: Hp Android Dengan Chipset Snapdragon 8 Gen 1 Plus

Mengutip kata bijak dari Vincent Van Gogh “Para nelayan tahu bahwa laut itu berbahaya dan badai itu mengerikan, tetapi mereka tidak pernah menemukan alasan yang cukup bahaya untuk tetap di darat.” Maka penting mendidik setiap nelayan Nasional dengan berbagai cara tangkap hasil laut yang di kategorikan ramah lingkungan dan berkelanjutan akan membantu mengurangi kerusakan yang terjadi pada ekosistem perairan Indonesia.

Pelaksanaan Hari Nelayan

Tahukah kamu? Setiap tahunnya tanggal 6 April di peringati sebagai Hari Nelayan Nasional. Peringatan Hari Nelayan Nasional telah di tetapkan pada tahun 1960 lalu sejak pemerintahan Orde Baru.

Hari Nelayan Nasional, di peringati sebagai bentuk mengapresiasi jasa para nelayan Indonesia dalam upaya pemenuhan kebutuhan protein dan gizi. Bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, sekaligus sebagai bentuk pengingat untuk bersyukur dan memajukan kesejahteraan nelayan.

Baca Juga: Empat Aplikasi Baca Novel Gratis Terbaik Tahun 2022

Sejatinya, Hari Nelayan merupakan tradisi turun-temurun untuk mengungkapkan syukur atas kesejahteraan hidup yang di berikan. Upacara ini di isi dengan tarian tradisional dan pelepasan sajen ke laut dengan harapan agar hasil tangkapan nelayan semakin meningkat.

Upacara yang di selenggarakan setiap tanggal 6 April ini di dasari oleh keadaan geografis Indonesia yang di apit oleh dua samudera, yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Oleh karena itu, Indonesia memiliki potensi perikanan yang sangat besar. Hal ini di tunjukkan dengan banyaknya penduduk yang bermata pencaharian sebagai nelayan.

Putri Nelayan Palabuhan Ratu

Sisil panggilan akrab Silvana Yunita akan di arak oleh peserta karnaval budaya dengan berjalan kaki, menuju Dermaga 2 yang menjadi lokasi utama perayaan upacara adat pesta nelayan Palabuhanratu ke 62 kali ini. “Kalau tahun-tahun sebelum pandemi kan naik kereta kencana, tahun ini pawai budayanya jalan kaki,” lanjut Sisil.

Menurut Sisil, walaupun konsepnya akan lebih sederhana namun tidak menyurutkan semangat panitia dan para nelayan Palabuhanratu. Ajang ini merupakan panggung bagi Sisil karena setelah terpilih menjadi Putri Nelayan di tahun 2020 silam, pesta nelayannya 2 tahun tidak bisa di gelar akibat pandemi.

“Jadi tahun 2021 dan 2022 ini tidak ada pemilihan putri nelayan, karena saat saya terpilih di tahun 2022 acara pesta nelayan yang seharusnya menjadi rangkaian puncak dari pemilihan tersebut tidak bisa berlangsung karena pandemi covid-19. Alhamdulilah tahun 2022 ini bisa berlangsung,” beber Sisil.

Upacara Adat Nelayan Masyarakat Palabuhan Ratu

Dua tahun menahan kerinduan, pesta nelayan Palabuhanratu menjadi acara yang paling ditunggu oleh warga bahkan wisatawan, karena sudah menjadi icon hiburan. Sisil sendiri akan menjadi putri nelayan yang ikut dalam upacara adat yang ditandai dengan larung saji dan tebar tukik (anak penyu) ke laut Palabuhanratu.

“Perasaannya sangat bahagia sekali, akhirnya setelah sekian lamanya, momen yang ditunggu-tunggu ini dilaksanakan juga, rasanya belum sah saja ketika belum di arak. Meskipun memang perayaan tahun ini ada beberapa keterbatasan dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ucap Sisil.

Baca Juga: Review Harga & Spesifikasi Hp Redmi 10a di Indonesia

“Tpi dgn ini tetap saya bersyukur atas terlaksana nya, perayaan hari nelayan ini karena bagaimanapun hal ini merupakan adat tradisional yg harus tetap kita jaga. Harapan nya semoga Di beri keselamatan, di beri kelancaran, keberkahan dan tradisi ini tetap terlaksana setiap tahunnya. Seperti biasanya,” sambung perempuan yang pada Juli 2022 nanti genap berusia 20 tahun.

Akhir Kata

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan, mengenai Upacara Adat & Hari Nelayan Palabuhan Ratu 2022. Untuk informasi lebih lengkapnya kalian bisa kunjungi situs resmi kami, di www.tanjunglegend.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *