Lanjutan Chapter Ini Bukan Hujan Bulan Juni

Diposting pada

Tanjunglegend.com > Lanjutan Chapter Ini Bukan Hujan Bulan Juni > Kembali lagi dengan admin yang syantik ini, selalu memberikan informasi terbaru dan terupdate setiap harinya.

Untuk artikel admin yang akan dibahas sekarang akan membahas mengenai tentang Lanjutan Chapter Ini Bukan Hujan Bulan Juni yang merupakan lanjutan artikel kemarin.

Seperti yang sudah admin tulis kemarin bahwasannya cerita satu ini merupakan hasil karya salah satu teman pena admin yaitu Bang Senja.

Bang senja sendiri merupakan salah satu mentor Sajak Nusantara Anak NTB menurut admin juga dia itu cukup berprestasi dan multitalent.

Nah, daripada readers semua penasaran mengenai tentang artikel admin kali ini, jangan kemana-mana dan ikuti dari awal sampai selesai.

Chapter Lanjutan Cerita Ini Bukan Hujan Bulan Juni Karya: Bang Senja

Dibawah ini merupakan salah satu chapter yang ada dalam karyanya bang senja dengan judul Ini Bukan Hujan Bulan Juni yang dapat kalian baca juga di media sosialnya seperti Facebook dan lainnya.

” ini bukan Hujan Bulan Juni “

***

Pada akhirnya, senang atau tidak. Mau tak mau, dengan menyedihkan aku harus menjalani hari yang di mana aku diharuskan untuk hidup dengan kepura-puraan. Ya, pura-pura menjadi orang asing, ketika tidak sengaja berpapasan denganmu di tempat-tempat yang dulu sering kita kunjungi.

Enggan untuk saling menyapa, meski dulu pernah membuat dunia terasa milik berdua. Pura-pura merasa risih ketika mendengar bahwa kamu akan datang, padahal faktanya ada bagian dada yang teriak kegirangan.

Pura-pura sudah baik-baik saja, padahal wangi parfummu saja masih membekas di panca indra, dan hangat genggam juga masih terasa setiap memejam mata.

Dan aku masih menjadi penipu. Menipu diri sendiri bahwa akulah yang paling bahagia sekarang. Padahal sejatinya, yang paling sekarat.

Terakhir, izinkan aku ajukan satu pertanyaan untuk kamu, sosok asing yang sekarang hanya bisa kutemukan dalam puisi usang.

“Apa kamu juga sama tersiksanya? Atau justru sedang tertawa lega?”

… dan benar saja, untuk kali pertama tatapmu menemuiku, aku seperti menemukan seorang yang baru.

Untuk kali pertama, aku dengan penuh yakin, bahwa kamu berbeda, lebih menyenangkan, lebih nyaman, lebih baik, dan paling penting adalah datang yang tak akan memilih hilang, dan mengulang cerita luka yang sama.

Memang ada sedikit pertengkaran yang dilakukan dua sahabat baikku: Hati dan Akal. Akal yang selalu peringatkan Hati untuk tidak dulu membuka pintu, namun Hati yang keras kepala justru menutup rapat telinga.

Karena menurutnya, kamu akan berbeda.

Pada akhirnya, aku memutuskan untuk jatuh cinta lagi, dan bertaruh dengan segala resiko nanti.

Aku percaya, untuk kali pertama setelah sekian lama. Tapi, Akal benar dan Hati salah untuk kesekian kalinya. Karena tidak lama setelah kamu membawaku terbang, kamu melepas, menjatuhkanku menuju dasar hingga kembali hancur berantakan.

Diatas merupakan sedikit lanjutan chapter dari cerita ” Ini Bukan Hujan Bulan Juni ” hasil dari karyanya Pradito Wahyu atau biasa dipanggil Bang Senja.

Bagi kalian yang menyukai mengenai tentang cerita satu ini, bisa lihat dan baca di akun facebook dan wattpadnya dengan nama Bang Senja.

Cerita ini juga terinspirasi dari salah satu novel karya nya Sapardi Djoko Darmono yang bejudul Hujan Bulan Juni yang pernah di filmkan serta di perankan oleh salah satu aktor terkenal di indonesia yaitu Adipati Dolken.

Penutup

Mungkin hanya itu yang dapat admin sajikan mengenai tentang Lanjutan Chapter Ini Bukan Hujan Bulan Juni ini, jangan lupa juga untuk selalu mampir di akun tanjunglegend agar readers semua selalu mendapatkan informasi terbaru lainnnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *